Mei 08, 2009

Pendidikan Aplikasi Simkah Depag Jawa Timur

Surabaya 06 Mei 2009, sudah saatnya Kantor Urusan Agama mengembangkan diri dalam pelayanan masyarakat dengan berbasis Teknologi agar tidak ketinggalan jaman, ungkap Drs. Asyhuri MM, Kabid Urais Depag Kanwil Jawa Timur pada saat membuka Pendidikan Aplikasi Simkah bagi Kantor Urusan Agama Se Jawa Timur.

Dalam pelatihan tersebut dipaparkan aplikasi simkah milik Bimas Islam Depag RI, oleh Tim Rekanan Bimas Islam, Heri, S.Kom yang diawali dengan visi Depag Pusat dalam mengembangkan KUA berbasis IT oleh Drs. Yayat Supriadi, M.Si. Sayang dalam kesempatan tersebut, Tim bimas tidak menyertakan instaler yang sudah lengkap sehingga tidak bisa digunakan langsung oleh peserta untuk meringankan tugas kedinasan sehari-harinya.

KUA Kec. Kedungkandang yang merupakan Kantor Urusan Agama kedua setelah KUA Kec. Klojen yang telah menerapkan sistem komputerisasi lengkap dan print out seluruh data KUA mendapat kesempatan memaparkan sistem pengelolaan data dan aplikasi yang sudah digunakan (SiNR) dihadapan 80 peserta Pendidikan Aplikasi Simkah dari KUA se Jawa Timur tersebut. Kantor Urusan Agama Kecamatan Kedungkandang sudah menerapkan sistem print out buku nikah, register, sidik jari, poto penganten, nb dan data wakaf. Sebagai KUA yang mengembangkan diri sebagai KUA yang memberikan pelayanan berbasis IT, dalam waktu dekat KUA Kedungkandang merintis kerjasama aplikasi software dengan Dinas Kependudukan Kota Malang. Dalam upaya mendekatkan diri dengan masyarakat KUA Kedungkandang bahkan telah merambah ke jaringan Facebook dan memberikan pelayanan penasehatan perkawinan melalui Grup BP4 yang dibentuk dalam jaringan sosial tersebut.

Sehari setelah memberikan materi dihadapan Kepala KUA dan Penghulu se Jawa Timur tersebut, Kamis 7 Mei 2009 KUA Kedungkandang juga mendapat kunjungan dari rombongan Bimas Islam Depag RI untuk melihat langsung sistem pengelolaan data dan pengerjaan web yang dikembangkan sejak tahun 2006 tersebut. Dalam kesempatan tersebut Drs. Yayat Supriadi, M.Si dan Wahyu Wibowo, S.Kom berharap KUA Kedungkandang bisa menularkan teknologinya pada KUA lain sehingga bisa menjadi pilot project pengembangan IT di Kantor Urusan Agama se Indonesia. KUA Kedungkandang juga diharapkan berperan aktif dalam mensosialisasikan tugas pokok dan fungsi melalui website yang dikembangkan Dirjen Bimas Islam Departemen Agama RI. semoga amanat yang diberikan kepada KUA Kedungkandang dapat terealisir dengan baik. (mas)

1 komentar:

AKHMAD HUSAIN mengatakan...

Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala atas bantuan pesugihan putihnya tampa tumbal sebesar 8M,,mudah mudahan dana ini bisa saya pergunakan dengan baik bersama dengan keluarga saya dan alangkah bahagianya saya ini melihat keluarga saya senang dan tidak terbebeni lagi oleh masalah ekonomi dan tidak juga terbebani dengan hutang piutang dan kini kehidupan keluarga saya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,saya sangat bersyukur kepada allah yang telah mempertemukan saya dengan Mbah Rawa Gumpala karna baru kali ini saya menemukan paranormal yang jujur dan ucapan beliau sangat bisa dipercaya dan terbukti nyata dan bagi saudara yang senasib dengan saya dan ingin dibantuh dengan uang pesugihan tampa tumbal silahkan hubungi Mah Rawa Gumpala di 085=316=106=111 atau silahkan buka blok Mbah  Pesugihan Putih Tanpa Tumbal